Sumber gambar :Asian retro spect
Kali ini pingin nulis review tentang drama Korea Miss Hammurabi yang dibintangi sama Go Ah-Ra, Kim Myung-Soo, dan Sung Dong-Il. Drama ini diangkat dari novel berjudul sama yang ditulis oleh Moon Yoo-Seok yang juga seorang hakim. Tidak hanya menulis novelnya saja, Moon Yoo-Seok juga menjadi penulis naskah versi drama. Kebayangkan rasa novel dan drama gak bakal beda jauh. Yah..meski belum sempet baca novelnya (karena novel berbahasa Korea) tapi drama Miss Hammurabi merupakan drama dengan narasi terbaik menurutku. Meskipun banyak review yang bilang kalau drama ini ngebosenin, Go Ah-ra terlalu mendominasi, dan bahkan ada juga yang bilang drama ini nggak menarik. Mungkin karena emang dalam derama ini nggak ada karakter yang mendominasi, nggak ada karakter super perfect seperti dalam drama kebanyakan, dan nggak terlalu mengekspose kisah cinta antar pemain.
Terlepas dari review-review negatif yang bermunculan, banyak juga yang ngasih review positif tentang legal drama ini. Kenapa drama ini harus banget ditonton, karena drama satu ini bener-bener beda dari drama korea kebanyakan. Ceritanya slice of life banget, nggak ada adegan berlebihan, so naural pokoknya. Apalagi yang nulis cerita dan naskahnya hakim beneran, jadi suasana pengadilan dan persidangan beneran berasa.
Detail-detail dalam persidangan, seperti dalam awal episode dimana Im Ba-reum (Kim Myung-soo) menyatakan bahwa hakim di pengadilan korea tidak menggunakan palu, melalui drama Miss Hammurabi ini penonton diajak mengenal Korea lebih dekat. Tentang bagaimana ketimpangan gender masih sangat terasa, perjuangan masyarakat kelas bawah Korea, bagaimana pengaruh orang-orang yang memiliki kuasa dalam mengendalikan media bahkan hukum dan masih banyak lagi kalau kalian nonton drama ini.
Kalau ngomongin jalan ceritanya, karena di awal aku bilang ini slice of life banget, para tokoh dalam drama ini juga dimanusiakan. Kenapa aku bilang dimanusiakan? Karena nggak ada karakter yang sempurna. Karakter Im Ba-reum yang diperanin sama L invinite ini merupakan hakim cerdas dan selalu mentaati ketentuan yang berlaku. Singkatnya tokoh ini adalah tokoh yang cari aman, meskipun dalam beberapa kasus dia juga merasa bersalah mengabaikan hati nuraninya. Meskipun dia merupakan tokoh yang cerdas, tampan, tapi dia juga tidak serta merta menjadi tokoh yang serba bisa seperti kebanyakan karakter yang dibuat sempurna. Tokoh Park Cha oh Reum yang diperankan oleh Go Ah-ra misalnya, tokoh dengan karakter yang teguh pada pendiriannya, idealis, dan berani namun dibalik itu semua dia menyimpan trauma masa lalu yang dalam. Main role terakhir yang diperankan oleh Sung Dong-Il merupakan hakim senior yang bijak dan berani di pengadilan namun lemah menghadapi istri dan anak-anaknya. Para tokoh memiliki kelebihan dan kekurangan, karena itu aku bilang tokoh-tokoh dalam drama ini dimanusiakan.
Apa lagi sih yang bikin Miss Hammurabi menarik? Ketika menonton Miss Hammurabi kalian bakal banyak belajar tentang feminisme. Bahkan di awal episode karakter utama telah mengajak kita melewati gerbang feminisme. Dalam beberapa persidangan pun banyak dimunculkan kasus kejahatan seksual yang sepertinya memang marak di Negreri Gingseng. Pokoknya ini drama Korea yang cerdas dan banyak memberi pelajaran.
Next pingin banget bikin tulisan tentang Miss Hammurabi slain review atau sinopsis dan buat kalian yang belum nonton, coba sempatkan waktu kalian buat nonton drama ini. Ingat! Jangan maraton ya nontonnya, ntar kesiangan gegara nonton drakor sampai 16 episode.

Komentar
Posting Komentar