sumber gambar: legend of the blue sea
Nulis review rasanya kurang pas kalau nggak nulis sinopsisnya.
Ya iya lah, gimana orang bisa tau gambaran ceritanya coba. Informasi para
memain yang terlibat sampai setting lokasi.
Well. Drama Legend Of
The Blue Sea ini sebenernya drama Lee Min-ho dan drama bergendre romance
fantasi pertama yang selesai aku tonton sampai akhir. Ini pun karena emang suka
sama pasangan Lee Min-ho dalam drama ini. Yes
Jun Ji-hyun. Ide ceritanya sederhana, percintaan dua dunia yang berbeda Antara
putri duyung dan manusia. Mirip little mermaidnya Disney, nggak sama sekali.
Putri duyung ini nggak menukar suaranya sama kaki kok.
Cerita berawal dari Heo Joon-jae (Lee Min-ho) dan kedua
temannya Jo Nam-do (Lee Hee-joon), dan Tae oh (Shin Won-Ho) yang merupakan
penipu kelas kakap. Mereka melakukan penipuan sebagai jaksa yang menangani
kasus pembunuhan yang dilakukan oleh anak seorang ibu ibu konglomerat. Ibu
tersebut mencoba menyuap jaksa atas tuduhan kejahatan anaknya. Setelah
melakukan penipuan tersebut ketiganya melakukan perjalanan wisata secara terpisah.
Heo Joon-jae melakukan perjalanan ke Spanyol dan menginap di salah satu hotel
dekat pantai. Di sinilah awal pertemuannya dengan putri duyung. Sebuah pertemuan
yang tak terduga dan bikin penonton agak ilfeel
pas nonton episode awal ini.
Berawal dari pertemuan tak terduga, upaya mencuri gelang
giok bernilai milyaran won dari putri duyung, dikejar pembunuh bayaran yang
disewa ibu konglomerat yang merasa telah ditipu, sampai timbulnya benih-benih
cinta yang akhirnya membawa si putri duyung mengikuti Heo Joon-jae ke Seol.
Si putri duyung berenang selama tiga hari tampa berhenti
untuk sampai di Seol menemui pujaan hatinya. Namun tak segampang membalik
telapak tangan, pencarian tersebut memakan waktu yang cukup lama. Selama
pencarian tersebut putri duyung bertemu dengan banyak orang yang pada akhirnya
menjadi sahabatnya. Seorang gadis kecil kesepian yang bisa mendengar suara
hatinya, gelandangan yang bijak, sampai ibu dan anak gadis yang arogan.
Dalam drama ini Heo Joon-jae digambarkan sebagai karakter
yang berbelas asih dan hangat, meskipun seorang penipu ulung ya. Karena sikap
belas asih ini lah si putri duyung diajaknya menginap di rumahnya dan diberi
nama Shim Chung. Tidak hanya tinggal berdua mereka juga tinggal bersama dua
sahabatnya yang juga penipu.
Selama beberapa lama
identitas Shim Chung mulai terungkap. Sampai Heo Joon-jae menyukainya dan mampu
membaca hatinya. Mulai saat itulah Heo Joon-jae sadar bahwa Shim Chung adalah
putri duyung dan sebelumnya pernah bertemu di Spanyol.
Hari-hari mereka lalui dengan beberapa konflik yang bikin
ketawa ketiwi. Gimana nggak coba, ada putri duyung yang kecanduan drama dan dia
belajar berkomunikasi serta menjalani kehidupan manusia melalui itu.
Selain fokus cerita Antara Shim Chung dan Heo Joon-jae, ada
kisah soal pembunuh berantai yang mengincar putri duyung bernama Ma De-young
(Sung Dong-il) yang merupakan ayah kandung dari saudara tiri Heo Joon-jae, Heo Chi-hyun
(Lee Ji-hoon). Awalnya Ma De-young mengincar nyawa Heo Joon-jae atas permintaan
istrinya/ ibu tiri Heo Joon-jae. Namun karena dihantui mimpi-mimpi masa lalu
dan dia merasa ada kemiripan dengan kehidupannya saat ini, akhirnya dia tau
bahwa Shim Chung yang bersama Heo Joon-jae adalah putri duyung dan hendak
mendapatkannya. Mimpi-mimpi tersebut tak hanya menghantui Ma De-young, namun
semua karakter yang terlibat. Mimpi yang membawa mereka ke masa lalu yang
pernah mereka lalui dan seolah kejadian itu terulang lagi. Namun tidak bagi
Joon-jae, dia berfikir bahwa gambaran masa lalu tersebut akan menuntunnya untuk
mencegah hal buruk terulang lagi.
Mendekati episode akhir konflik mulai menjadi klimaks, saat
ayah Joon-jae meninggal akibat racun yang diberikan oleh ibu tirinya. Perebutan
warisan dianggap sebagai alasan Joon-jae dituduh sebagai pembunuh ayah
kandungnya dan membuatnya ditangkap. Alih alih ditangkap, Joon-jae justru
diculik oleh orang bayaran ibu tirinya dan hendak diracun dengan racun yang
sama yang digunakan untuk membunuh ayahnya. Ibu dan saudara tirinya hendah
membuat alibi bahwa Joon-jae bunuh diri dan meninggalkan surat wasiat berisi
pengakuan bahwa dirinya yang telah membunuh ayah kandungnya. Rencana tersebut
dibantu oleh Jo Nam-do yang merupakan sahabat Joon-jae. Persekongkolan Antara
Nam-do dan Chi-hyun pun berakhir pada pengungkapan atas kejahatan yang
dilakukan ibu tiri Joon-jae. Namun sebelum polisi membawa keduanya, terjadi
konflik dan pengelakan sampai akhirnya Chi-hyun melepaskan tembakan pada
Joon-jae. Alih alih Joon-jae yang tertembak justru Shim Chung yang menolongnya
dan akhirnya dia yang tertembak.
Dalam perjalanan menuju kantor polisi Chi-hyun meminum racun
yang hendak digunakan untuk membunuh Joon-jae, sementara ibunya harus menerima
konsekuensi atas kejahatan sekaligus kehilangan anak dan suaminya. Sampai
detik-detik akhir alur cerita makin membuat penasaran. Happy ending atau sad ending
kah? Semua penjahat tertangkap dan mati namun putri duyung terluka parah dan
kembali kelautan dengan menghapus semua ingatan orang-orang yang mengenalnya.
Awalnya aku berpikir masak endingnya gantung kaya gini sih.
Emang sih banyak drama Korea yang endingnya gantung. Dan ternyata cerita masih
berlanjut. Setelah tiga tahun Joon-jae menyelesaikan kuliah hukum dan menjadi
jaksa, kedua temannya mendapatkan pekerjaan yang jauh dari penipuan, ibunya
kembali menjadi wanita konglomerat yang dermawan. Namun bagaimana dengan si
putri duyung?
Tonton sendiri ya gimana kisahnya, gimana endingnya, biar
nggak penasaran dan nggak berhenti dari baca sinopsis aja. Oh ya satu lagi, bagian
yang seru menurutku justru pertemuan awal dan adegan kejar-kejaran sama
pembunuh bayaran di Spanyol. Mata penonton bener-bener dimanjakan dengan
pemandangan dan suasana Spanyol. Keren lah pengambilan gambarnya.
Semoga bermanfaat dan selamat menonton.
baca reviewnya →→klik di sini

Komentar
Posting Komentar